Ambokueh Khas Bandung, Asimilasi Indonesia – Tiongkok?

Makanan unik, dan enak, yang sangat disayangkan tidak Halal

0
4136
ambokueh
Ambokueh BPK

Apakah BV’ers mengenal makanan yang namanya “Ambokueh”? Jika belum, kami akan memperkenalkannya, dan perkenalan ini akan kami mulai dengan asal asul dari makanan ini, menurut beberapa sumber konon katanya, makanan ini berasal dari Tiongkok, dari makanan suku Hokkian, namun entah mengapa makanan ini sulit dicari di Indonesia selain di Bandung, dan di kota Bandung pun pusatnya hanya diketahui berasal dari satu tempat saja.

Ambokueh Bukan Makanan Halal

Oh ya, Ambokueh Khas Bandung ini sayangnya bukan makanan dalam katagori makanan Halal, karena mengandung “Babi”, namun untuk mengetahui makanan khas Bandung, kami rasa tidak masalah jika dibahas. Makanan ini cukup enak dan menarik untuk dicoba bagi yang tidak memiliki pantangan, karena sebagai salah satu makanan khas bandung, Ambokueh dapat dikatakan salah satu ikon dari ciri kuliner yang tidak ada di daerah lain.

Ambokueh-Kebonjati
Ambokueh sebelum ditambah saus

Makanan ini memiliki bahan dasar tepung beras yang diolah lalu digoreng, yang mana dalam penyajiannya diberi lauk atau diperkaya dengan makanan lain seperti: lapciong (susis daging babi), kuping babi, tahu goreng, telur, ngohiong (sosis daging babi yang berwarna coklat), dan timun, dan akhirnya disiram dengan kuah manis terbuat dari bahan dasar tepung tapioka yang dibuat kental seperti lem, lalu ditambahkan sambal dan bawang putih.

ambokueh
Ambokueh dengan Saus

Walaupun Ambokueh dikatagorikan sebagai makanan tidak halal, dan bukan makanan asli Indonesia, namun keberadaan Ambokueh di Bandung, telah merubah kondisi dimana makanan ini menjadi makanan Khas Bandung, kekayaan akan cita rasa kota Bandung sebagai kota kuliner di Jawa Barat, bahkan menjadi kekayaan jenis makanan di Jawa Barat.

Dalam pendistribusian makanan ini banyak dijual oleh para pedagang dengan menggunakan gerobak sebagai cara penyebarannya, adapun beberapa tempat penjual Ambokueh ini dapat ditemui adalah:

  1. Jalan Kelenteng, dekat dengan Vihara
  2. Jalan Pandu dekat dengan Gereja Katholik “Santa Perawan Maria Bunda Tujuh Kedukaan”, pada hari minggu.
  3. Jalan Astana Anyar dekat dengan Pasar Basalamah
  4. Jalan Kebonjati dekat pertigaan Kebonjati dengan Jalan Kelenteng
  5. Jalan Utama perumahan Taman Kopo Indah I, Kopo Bandung
  6. Jalan Cibadak pada saat malam hari.

Nah, bagi para pecinta kuliner yang tidak berpantang tentunya, bisa mencoba makanan khas Bandung yang satu ini, dan siap-siap jika anda terpaksa harus bolak balik ke Bandung karena makanan ini bisa memberikan rasa kangen kepada anda akibat rasanya yang lezat dan membangkitkan selera makan.

Sebagai penutup, jika BV’ers ada yang memiliki resepnya mungkin BV’ers bisa membagikan resepnya, hal ini merupakan salah satu keunikan dari Ambokueh di Indonesia, tidak ada yang memiliki resepnya dan dishare, sehingga hingga pada saat ini Ambokueh masih di monopoli sebagai makanan khas Bandung, jadi selama ini masih monopoli, kami ucapkan, Silahkan bagi yang tidak berpantang datang, cari, coba, dan nikmati Ambokueh di Bandung sebagai makanan Khas Bandung. Salam, sampai jumpa di Bandung, kami tunggu komentar anda setelah mencoba salah satu kekayaan kuliner di Bandung yang satu ini.