Asal dan Arti Nama Makanan Unik Khas Priangan

Nama penganan unik dengan rasa antik, apakah anda tertarik?

0
3102

Bandung Visiters (BV’ers) tahukah anda bahwa banyak makanan unik khas Priangan yang membuat kita merasa awam mendengarnya? Nama unik tersebut diberikan dengan menyingkat beberapa kata. Bagi para BV’ers yang sering ke Bandung, atau “Urang Bandung” pasti mengenalnya, tapi bagi yang belum mengenalnya, mari kita bahas satu persatu, biar jadi “urang Bandung”. Siap? mari kita mulai.

  1. Cireng (Aci digoreng)
Cireng
Cireng. sumber: tokopeida.com

Aci adalah tepung kanji atau tepung tapioka dalam bahasa Sunda. Jadi yang dimaksud dengan cireng adalah adonan tepung tapioka yang digoreng. Makanan ini cukup terkenal dan diminati oleh masyarakat di tatar Priangan.

Pada saat ini Cireng sudah memiliki banyak varian rasa dan varian bumbu dalam menikmatinya. Jika anda ingin menikmati Cireng dan dijadikan oleh-oleh, saat ini sudah ada cireng yang dikemas dalam kemasan plastik dan siap digoreng sebelum dikonsumsi.

 

  1. Cilok (Aci dicolok)
Cilok
Cilok. sumber: resep_makanansedap.com

Cilok, makanan unik khas Priangan ini tidak jauh berbeda dengan cireng namun dalam pengolahannya tidak digoreng melainkan dikukus, dan dalam penyajiannya cilok dibentuk bundar-bundar seperti bola lalu ditusuk (dicolok) seperti sate dan diberikan bumbu pelengkap seperti, sambal kacang, kecap manis, atau saus. Dan, sama seperti Cireng dalam perkembangannya dimasa kini cilok juga memiliki berbagai varian rasa dalam penyajiannya.

 

  1. Cimol (Aci digemol)
Cimol
Cimol. sumber: kerjanya.net

Digemol artinya dibuat bulat-bulat, makanan ringan ini dibuat bulat-bulat kecil lalu digoreng, dan setelahnya diberikan bumbu. Cimol pada saat dikonsumsi rasanya agak kenyal-kenyal dan enak dikonsumsi pada saat hangat-hangat.

 

 

  1. Basreng (Bakso Goreng)
Basreng
Basreng. sumber: toko mesindo.com

Basreng adalah singkatan dari Bakso Goreng, pada awalnya basreng dibuat dengan bahan dasar ikan tenggiri yang diolah menjadi baso, lalu diiris tipis-tipis dan selanjutnya digoreng lalu diberi bumbu. Jika BV’ers ingin mencobanya bisa juga BV’ers membelinya dipenjual oleh-oleh atau membeli yang sudah dalam kemasan menarik seperti yang diproduksi oleh Maicih, dan kemasan-kemasan lain yang masih lebih sederhana.

  1. Batagor (Bakso Tahu Goreng)
Batagor
Batagor. sumber: foodspotting.com

Batagor sebenarnya adalah makanan yang merupakan turunan dari baso tahu yang biasa dijual oleh penjual siomay, namun dalam hal ini diproses lebih lanjut dengan cara digoreng sehingga disebut baso tahu goreng dan dalam penyajiannya ada beberapa cara seperti diberikan kuah, diberikan bumbu kacang, kecap, dan sambal, selain batagor varian lain yang diproses lebih lanjut dengan digoreng adalah siomay.

 

 

 

  1. Colenak (Dicocol Enak)
Colenak
Colenak. sumber: 1nd1r4.wordpress.com

Makanan unik ini dikenal sejak dulu dan bahkan dijadikan lagu (Kawih Degung – Colenak) bisa anda saksikan di youtube dan dijadikan nyanyian anak-anak bermain, Colenak adalah peuyeum (Tape tapioka) yang dibakar dan dikonsumsi atau disajikan dengan gula jawa cair dan serutan kelapa (parutan kelapa), konon makanan ini dikenalkan oleh Aki Murdi pada tahun 1930. (Sumber: Wikipedia), yang mana hingga saat ini keturunan dari beliau masih menjual colenak yang berlokasi Jalan Ahmad Yani Bandung.

  1. Combro / comro (Oncom di Jero)
Combro
Combro. sumber: ensiklopediaindonesia.com

Jero artinya di dalam, sehingga jika diterjemahkan artinya adalah Oncom di dalam (Didalamnya ada oncom) ini merupakan makanan unik khas Priangan yang terbuat dari parutan singkong diisi dengan oncom pedas lalu digoreng.

 

 

 

 

  1. Comet (Comro sa’emet)
Comet
Comet. sumber: jajanhalal.com

Makanan ini kurang lebih sama dengan combro namun ukuran lebih kecil dari combro. Baik combro dan Comet, makanan ini enak dikonsumsi pada saat masih hangat.

 

 

  1. Gehu (Toge jeung Tahu)
Gehu
Gehu. sumber tempatonlineku.net

Makanan ini adalah makanan yang berupa tahu lalu diisi dengan toge lalu dicelupkan kedalam adonan tepung dan digoreng. Gehu ini umumnya dijual oleh para penjual gorengan bersamaan dengan gorengan yang lain seperti pisang goreng, tempe goreng, cireng, dan lainnya.

 

 

 

 

  1. Misro (Amis di jero)
Mistro
Misro. sumber: infobdg.com

Amis artinya Manis dalam bahasa Indonesia, sehingga artinya adalah manis didalam, makanan ini bentuknya mirip dengan combro, dan memiliki bahan yang sama, namun yang membedakan adalah isinya, jika comro diisi dengan oncom, misro diisikan dengan gula merah / gula jawa.

 

 

Nah, begitulah kurang lebih arti dari nama dan asal muasal nama unik dari makanan yang ada ditatar sunda tersebut. Oh, ya sebelum ditutup kata goreng di bahasa sunda memiliki homonim, arti kata pertama adalah sebagai cara memasak yaitu menggoreng, dan arti kata kedua adalah kata sifat yang artinya jelek. Jadi jangan salah arti ya, Cireng bukan artinya aci yang jelek ya.

Sumber: Dari berbagai Sumber