Gunung Tangkuban Perahu Bagian Sejarah Geologi Bandung

0
3215
Gunung Tangkuban Perahu
Tangkuban Perahu dari jauh. sumber: liautama.com

Kota Bandung merupakan salah satu kota yang dijadikan tujuan utama bagi para pelancong. Sebagian dari anda tentu memiliki berbagai alasan mengapa mengunjungi Kota Bandung? Ya, salah satunya iklim hawa yang sejuk. Apakah anda tahu dari manakah asal-usul hawa yang sejuk ini berasal? Kali ini kami mengulas singkat mengenai sejarah geologi bandung yang menyebabkan Kota Bandung tercinta ini memiliki iklim yang sejuk.

Ketinggian Kota Bandung

Terletak tepat di tengah Propinsi Jawa Barat, Kota Bandung berada pada ketinggian kurang lebih 768 m diatas permukaan laut dan dikelilingi oleh pegunungan. Dengan suhu rata-rata sekitar 24 °C tentu sangat mendukung aktivitas anda selama mengunjugi kota ini.

Jika anda senang mengamati kota ini dari ketinggian, anda bisa pergi ke dataran yang lebih tinggi yang berada di sisi sebelah utara kota ini yaitu perbukitan di Kabupaten Lembang. Disana anda akan mendapatkan Kota Bandung yang berbentuk menyerupai / seperti mangkuk besar. Bagaimana mungkin itu bisa terjadi? Baiklah, akan kita ulas secara singkat sejarah Geologi Bandung.

Tangkuban_Perahu
Kawah Gunung Tangkuban Perahu. sumber: hiacebandung.com

Gunung Sunda Purba Membentuk Kawah Gunung Tangkuban Perahu

Sekitar sejuta tahun yang lalu para ahli mendapatkan sebuah gunung berapi yang sangat besar dengan ketinggian diatas 2000 meter diatas permukaan laut dan menamakannya Gunung Sunda Purba.

Menurut para ahli letusan maha dahsyat yang terjadi jutaan tahun yang lalu itu telah membentuk kawah gunung berapi yang sangat besar. Keberadaan gunung-gunung yang mengelilingi Kota Bandung hanyalah pinggiran dari runtuhya bagian puncak gunung berapi tersebut. Gunung Tangkuban Perahu merupakan salah satunya. Sejak ratusan ribu tahun yang lalu gunung ini telah berkali-kali meletus dan membendung aliran sungai purba (Sungai Citarum) yang mengalir di tengah kawah yang sangat besar sehingga terbentuklah suatu danau yang membentang luas dari bagian barat hingga ke timur Kota Bandung.

Gunung Sunda Purba
Rekonstruksi Gunung Sunda. sumber: bandungholic.blogspot.com

Proses pembendungan secara alami ini memakan waktu yang sangat lama, para ahli mencatat proses tersebut terjadi setidaknya tiga kali pada seratus lima puluh ribu tahun yang lalu. Setelah berhasil menembus tepi barat kawah besar tersebut, air secara bertahap mulai surut, dan sisa-sisa danau besar tersebut masih bisa anda temui sampai saat ini yaitu Situ Lembang dan Situ Aksan.

Apa Hubungan antara Sejarah Geologi Bandung Dengan “Cerita” Sangkuriang

Selain itu bukti-bukti lain yang didapat di Gua Pawon, menunjukkan kepada kita bahwa daerah pantai danau ini baru dihuni manusia antara tiga sampai enam ribu tahun yang lalu. Jika dilihat sekilas, apa yang ditemukan oleh para ahli ini ternyata memiliki kemiripan dengan cerita rakyat sunda Sangkuriang yang sudah kami perkenalkan sebelumnya.
Namun apakah menurut anda manusia-manusia yang hidup pada saat itu juga menyaksikan peristiwa geologis yang dipaparkan sebelumnya dan kemudian menciptakan legenda yang sesuai dengan peristiwa tersebut? Yang jelas, situs-situs bersejarah itu masih dapat anda lihat sampai sekarang. Demikian sekilas mengenai sejarah geologis Bandung, semoga sedikit banyak memperkaya pengetahuan anda ketika mengunjungi tempat-tempat tersebut.

Situ : Danau