Daerah Propinsi Jawa Barat banyak memiliki tempat wisata alam yang indah. Tidak heran jika banyak pelancong lokal maupun mancanegara pencinta alam terbuka yang menjelajahi keindahan wisata alam terbuka di daerah Kabupaten Bandung. Sebagai kota yang dikelilingi oleh pegunungan (sejarah geologis), anda tentu sudah pernah mendengar tentang obyek wisata Kawah Tangkuban Perahu yang terletak di sebelah utara Kota Bandung, bukan? Kali ini kami akan mengajak anda untuk melirik satu lagi pesona keindahan wisata alam Kawah Putih yang terletak di Ciwidey, kabupaten sebelah selatan Kota Bandung.

Asal Usul Kawah Putih Ciwidey

Jika Kawah Tangkuban Perahu memiliki cerita mitos dan sejarah geologis, maka kurang lengkap rasanya jika kami tidak mengulas sedikit mengenai asal usul dari pesona keindahan wisata alam Kawah Putih Ciwidey yang eksotis ini.

Franz Wilhelm Junghuhn -Ilmuwan Botani Belanda
Franz Wilhelm Junghuhn

Letusan dahsyat Gunung Patuha pada abad 10 banyak memberikan dampak bagi lingkungan dan masyarakat sekitarnya. Hal positif dari letusan tersebut, tanah di daerah sekitar menjadi sangat subur. Meskipun demikian bagi kehidupan masyarakat ketika itu, banyak diantara mereka yang menganggap tempat ini sebagai kawasan yang menyeramkan. Bagaimana tidak? Setiap burung yang melintas kawasan ini mati, dan banyak hal-hal mistis lainnya yang tertanam di benak masyarakat ketika itu kemudian berkembang menjadi berbagai mitos.

Terlepas soal mitos, ada hal lain yang menjadi daya tarik bagi seorang peneliti ilmu pengetahuan abad 19 sekaligus petualang dari Belanda yaitu Franz Wilhelm Junghuhn. Pada tahun 1837 ia memutuskan untuk nekat pergi dan akhirnya berhasil mencapai puncak Gunung Patuha.

Puing bekas pabrik belerang di Kawah Putih Ciwidey
Puing Bekas Pabrik Belerang yang tersisa.

Dari puncak Gunung Patuha itulah, Junghuhn menemukan sebuah danau seluas 300 meter yang memiliki pesona keindahan alam luar biasa namun tercium pula bau belerang yang menyengat. Ketika jaman penjajahan Belanda – Jepang, di daerah ini pernah dididikan pabrik belerang, namun saat ini tempat tersebut hanya tinggal puing-puingnya saja yang masih tersisa. Saat ini danau Kawah Putih dikelola oleh Perhutani unit III Jawa Barat dan Banten untuk kemudian dijadikan objek wisata.

Keunikan Kawah Putih Ciwidey

Letak Kawah Putih
Kawah Putih – Gunung Patuha

Kawah Putih Ciwidey merupakan danau alam yang terbentuk dari dari letusan Gunung Patuha. Bercampurnya dengan belerang menjadikan tanah disekitar kawasan ini berwarna putih, ini menjadi keunikan tersendiri dibandingkan danau lainnya. Kawah Putih Ciwidey berada dibawah puncak tertinggi Gunung Patuha yaitu pada ketinggian kurang lebih 2430 meter diatas permukaan laut. Temperatur udara di kawasan ini berkisar antara 5 derajat celcius pada malam hari sampai dengan 15 derajat celcius pada siang hari.

Perubahan Warna Air Danau Kawah Putih
Perubahan Warna Air di Kawah Putih Ciwidey

Danau ini memiliki tingkat keasaman yang cukup besar yang dapat membuat perubahan degradasi warna dari putih – putih kehijauan – hijau kebiruan atau coklat, perubahan warna tersebut tergantung pada konstrasi dan suhu atau keadaan oksidasi. Cuaca di kawasan ini juga seringkali cepat berubah dari cerah – mendung – hujan dan sebaliknya. Jadi secara tidak langsung iklim, cuaca dan temperatur memiliki peranan dalam perubahan warna air tersebut.

Pesona Keindahan Alam Kawah Putih Ciwidey
Pesona Keindahan Wisata Alam Kawah Putih Ciwidey

Pesona keindahan wisata alam Kawah Putih Ciwidey yang eksotis, menjadikan tempat wisata ini sebagai magnet utama bagi dunia pariwisata Bandung dan sekitarnya. Banyak wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara, yang rela datang dari jauh demi melihat, merasakan dan menikmati langsung semesta alam hasil karya Tuhan luar biasa ini. Bagi anda yang belum pernah berkunjung ke Kawah Putih Ciwidey yang eksotis ini, tunggu apa lagi. Semoga artikel ini bermanfaat untuk menemani perjalanan wisata anda di seputar kota Bandung. (jnt)

Jadwal Kunjungan Wisatawan Kawah Putih Ciwidey
Jadwal Kunjungan Wisatawan Kawah Putih Ciwidey
Noted : Jagalah kebersihan dan keindahan alam ini bersama ! Jangan merusaknya kalau tidak bisa membuatnya !