Sejarah Bandung Dari Era Kerajaan Padjdjaran, Mataram & Hindia Belanda.

0
4470
Bandung - Padjdjaran - Mataram - Hindia Belanda
Bandung Era Kerajaan Sunda Hingga Kerajaan Hindia Belanda

Mengulas sejarah mungkin terasa membosankan untuk anda. Baiklah, kami akan coba menyampaikannya secara ringkas point-point penting sejarah apa saja yang perlu kita ketahui mengenai terbentuknya tata ruang kota Bandung

Sejarah Bandung sebenarnya sudah tercatat dalam naskah sejak abad ke-15, sedangkan istilah “Bandung” sendiri baru muncul pada abad ke-17. Sebelumnya kawasan ini berada dalam pengaruh Kerajaan Timbanganten, yang berada dibawah kekuasaan Kerajaan Legendaris Sunda yaitu Kerajaan Padjadjaran kala itu, daerah ini kemudian lebih dikenal dengan nama “Tatar Ukur”. Setelah runtuhnya Kerajaan Padjajaran, pada abad ke-16, daerah ini sempat berada dibawah kekuasaan Kerajaan Mataram Islam dari Jawa Tengah. Disinilah awal mula mengapa kemudian terbentuk “kota” Bandung.

Krapyak - Alun-Alun Bandung
Pemindahan “Kota Sunda” ke Daerah Alun-Alun

Ketika itu kebanyakan orang Sunda yang memiliki bahasa dan kebudayaan yang berbeda tidak senang dengan penguasa baru ini, sehingga banyak muncul gejolak di tatanan sosial masyarakat. Oleh karenanya dalam rangka menstabilkan daerah, penguasa Mataram membagi tiga daerah “Tatar Ukur” dimana salah satu daerah yaitu Kabupaten Bandung dipercayakan pada Tumenggung  Wiraangun-angun.

Setelah itu, sekitar tahun 1640-an Tumenggung Wiraangun-angun membangun “Kota Sunda” yang bertempat di Dayeuh Krapyak (saat ini Dayeuh Kolot), pertemuan Sungai Cikapundung dengan Sungai Citarum di sebelah selatan Bandung saat ini. Dari sanalah para bupati selanjutnya memerintah daerah Bandung.

Oleh karena posisinya yang dekat dengan pertemuan dua sungai maka daerah ini rawan banjir dan lokasi yang cukup jauh di bagian selatan Bandung menyebabkan susahnya pengendalian daerah. Maka dari itu ketika R.A.A. Wiranatakusumah menjabat sebagai bupati pada tahun 1809, ibukota dari Krapyak dipindahkan ke sebelah utara yaitu di daerah Cikalintu atau Cipaganti sebelumnya.

Kepenguasaan Penjajahan Kolonial Hindia Belanda

Daendels order to build Bandung City
Perintah Daendels Untuk Membangung Kota

Meskipun demikian, sejarah Bandung khususnya pembentukan kota Bandung tidak lain adalah adalah perintah dari H.W. Daendels sebagai Gubernur Jenderal Hindia Belanda pertama yang memerintah dari tahun 1809-1811.

Jalan Raya Pos, Anyer - Panarukan
Jalur Pembangunan Jalan Raya Pos Pada Masa Pemerintahan Daendels.

Untuk mempertahankan Pulau Jawa sebagai jajahan Hindia-Belanda dari serangan Inggris, VOC dibawah pemerintahan Daendels berupaya membangun Jalan Raya Pos di sepanjang pantai utara Pulau Jawa yaitu dari Anyer sampai dengan Panarukan. Selanjutnya ia memerintahkan agar sejumlah ibukota kabupaten (Krapyak) dan ibukota kotamadya (Bandung) dipindahkan berdekatan dengan jalan baru (Jalan Raya Pos) tersebut.

Sejarah Tata Ruang Kota Bandung

Jl Raya Pos (1825)
Jl Raya Pos Membentang di Depan Balai Kota Bandung

Sejarah Bandung dari sisi rancangan kota yang kita temui saat ini, yang tak lepas dari tata ruang Kota Bandung yang sejak tahun 1825 sudah mengikuti sebagian besar pola tata kota-kota tradisional Jawa, dimana mereka menempatkan alun-alun sebagai pusat kota. Pola tata Kota Bandung terdiri dari  : pendopo kabupaten di sisi sebelah selatan, masjid di sisi sebelah selatan dan balai kota (bale bandung) di sisi sebelah utara, alun-alun.

Rumah Tumenggung
Gementee

Di depan balai kota inilah Jalan Raya Pos membentang ke arah barat (Jl Raya Barat : Jl Asia Afrika – Jl Jend Sudirman) dan timur (Jl Raya Timur : Jl Asia Afrika – Jl Jend A Yani). Di lingkar kedua dari pusat kota terdapat rumah tumenggung (bupati), sedangkan rumah Aria berada di sebelah baratdaya, kemudian penjara dan loji (gudang) yang berada di sebelah utara alun-alun.

 

 

Demikian sekilas untaian sejarah mengenai rancang bangun bentuk dan pola tata kota dilihat dari sisi sejarah kepenguasaan Kota Bandung terdahulu. Semoga artikel ini mampu menambah sedikit wawasan anda ya BV’ers, have a nice day.

 

Tumenggung : kedudukan setara bupati

Aria : Patih / Penasihat Tumenggung

Loji : Gudang