Tips Aman Menggunakan Taxi

0
1825

Halo BV’ers yang aktif dan semangat, mungkin dalam menjalankan kegiatan sehari-hari BV’ers sering menggunakan jasa Taxi, memang secara kenyamanan dan keamanan Taxi dianggap lebih dibandingkan dengan angkutan masal yang lainnya, seperti bus kota dan angkot, tetapi kenyataannya kejahatan yang terjadi didalam Taxi pun pada saat ini sering terjadi.

Untuk menghindari menjadi korban, ada baiknya tips-tips berikut ini dijadikan acuan dan masukan demi keamanan dan keselamatan kita bersama. Sebelumnya Polda Metro Jaya pernah memberikan Tips aman naik Taxi yang isinya antara lain:

  1. Selektif dalam memilih taksi, pastikan kredibilitas sang taksi.
  2. Pesan taksi via telepon.
  3. Mencari taksi di pangkalan resmi.
  4. Menunggu di tempat yang aman.
  5. Hindari membawa barang berharga secara berlebihan.
  6. Catat ciri khas taksi seperti nomor lambung, identitas pengemudi, dan nomor pelat mobil.
  7. Minta satpam kantor mencatat identitas nomor taksi jika naik dari kantor tempat bekerja.
  8. Teliti identitas pengemudi dengan mencocokan wajah dengan kartu identitasnya.
  9. Pastikan central lock dan kondisi terkunci, hindari untuk tertidur di taksi, dan arahkan rute sesuai tujuan Anda.
  10. Larang dengan tegas kepada pengemudi jika berhenti tidak sesuai dengan tujuan.
  11. Bila ada tanda-tanda mencurigakan mintalah berhenti di tempat yang ramai.
  12. Saat turun, pastikan tidak ada barang yang tertinggal.

Tips-tips diatas yang diarahkan oleh Polisi mungkin dapat dilengkapi dengan beberapa tips yang didapat dari beberapa sumber lain yang dapat kami rangkum sebagai berikut:

  1. Jika mungkin naik taksi jangan sendirian (terutama bagi wanita) agar keselamatan lebih terjamin.
  2. Mintalah sopir taksi untuk membuka bagasi untuk memastikan tidak ada orang yang bersembunyi didalam bagasi taksi seperti modus-modus yang pernah terjadi.
  3. Saat bepergian hindari membawa barang-barang berharga secara mencolok (berpakaian wajar dan sopan)
  4. Pastikan pintu taksi terkunci dari dalam dan anda dapat membuka serta mengunci dengan mudah, sehingga saat berhenti tidak dengan mudah para pelaku kejahatan dari luar masuk karena pintu tidak dikunci.
  5. Jika terdesak dan sangat diperlukan untuk melakukan perlawanan, anda bisa menggunakan benda yang tajam seperti: Kunci untuk dijadikan senjata.
  6. Jika terjadi kejahatan dan anda masih bisa menyelamatkan diri segera berlari kearah keramaian, atau ketempat yang aman, seperti kantor keamanan perkantoran/ perbelanjaan/ pos keamanan lingkungan jika tidak ada kantor polisi, dan mintalah bantuan untuk melindungi anda dan menghubungi kepolisian agar dapat ditindaklanjuti.

Semoga tips aman ini berguna bagi kita semua dalam menjaga keamanan dan kenyamanan dalam beraktivitas sehari-hari, selamat beraktivitas dan selamat sampai tujuan. Salam dari Bandung.

TIDAK ADA KOMENTAR